Game Simulasi dengan Grafik Mantab

Ace Combat 7 – Skies Unknown : Game Simulasi dengan Grafik Mantab

[Cyberku] Ace Combat 7 – Skies Unknown : Game Simulasi dengan Grafik Mantab. Game yang dirilis pada tanggal 18 Januari 2019 oleh pihak pengembang Bandai Namco Studios ini mempunyai kelas tersendiri dengan genre simulasi penerbangan, karena selain grafik yang memanjakan mata pada game juga terdapat tantangan seru yang perlu diselesaikan.

Untuk memainkan pada platform PC diperlukan beberapa spesifikasi seperti berikut :

Minimum Requirements

  • Requires a 64-bit processor and operating system
  • OS: Windows 7/8/8.1/10 (64-bit OS required)
  • Processor: Intel Core i3-7100
  • Memory: 4 GB RAM
  • Graphics: NVIDIA GeForce GTX 750Ti(2GB)
  • DirectX: Version 11
  • Network: Broadband Internet connection
  • Storage: 60 GB available space
  • Sound Card: DirectX 11 sound card

Recommended Requirements

  • Requires a 64-bit processor and operating system
  • OS: Windows 7 / 8 / 8.1 / 10 (64-bit OS required)
  • Processor: Intel Core i5-7500
  • Memory: 8 GB RAM
  • Graphics: NVIDIA GeForce GTX 1060 (3GB)
  • DirectX: Version 11
  • Network: Broadband Internet connection
  • Storage: 60 GB available space
  • Sound Card: DirectX 11 sound card

Game ini pun mempunyai tantangan dalam ceritanya, adapun cerita intinya tentang berperan sebagai seorang pilot bernama “Trigger” yang sempat bertempur di bawah Mage Squadron, salah satu Squadron fenomenal di saat awal perang. Namun di misi super penting – menyelamatkan mantan President Osea Vincent Harling dari invasi pasukan Erusea di Space Elevator, sebuah hal aneh terjadi. Ketika Harling berada di posisi aman, sebuah misil meluncur dan menghancurkan transport yang membawanya. Sosok penting yang begitu dihormati itu tewas seketika. Sebagai pesawat yang posisinya paling dekat dengan transport Harling, Trigger ditetapkan sebagai tersangka. Trigger berujung dihukum dan ditahan di sebuah markas angkatan udara bernama 444th Air Base.

Alih-alih sebuah penjara dengan kurungan pada umumnya, 444th Air Base merupakan markas angkatan udara imitasi yang didesain untuk “mengundang” muntahan rudal dan peluru dari pesawat-pesawat Erusea. Para tahanan diminta untuk menerbangkan pesawat-pesawat tua yang ada sebagai pengecoh dan mengesankan bahwa mereka memang menyerang sebuah markas yang asli. Seperti yang bisa diprediksi, kehadiran Trigger di sana membuat segala sesuatunya berbeda. Masuk ke dalam tim pengecoh Spare Squadron, untuk pertama kalinya 444th Air Base tidak hanya berujung jadi sekedar target saja, tetapi juga punya kekuatan untuk melawan invasi dari pesawat-pesawat Erusea tersebut.