Metro Exodus

Metro Exodus : Game FPS dengan Latar Belakang Post-Apocalypstic

[Cyberku] Metro Exodus adalah game FPS dengan latar belakang post-apocalypstic. Game besutan 4A Games dan diterbitkan oleh Deep Silver ini sungguh menjadi obat kerinduan para gamer pecinta FPS terutama yang sudah memainkan seri sebelumnya.

Bila pada seri sebelumnya terdapat ending yang buruk karena karakter utama yaitu Artyom tewas, pada Metro Exodus ini menceritakan sang karakter utama lolos dari maut dan mempunyai misi baru. Adalah membawa keluarga Artyom untuk meyakinkan para korban yang selamat untuk mencari tempat yang layak untuk hidup karena Moscow sudah tidak layak huni lagi setelah bencana yang ada. Dalam pencariannya tersebut Artyom menemukan kereta api yang berjalan aktif melintasi rel. Adalah Aurora nama dari kereta tersebut dan akan menjadi kendaraan Artyom beserta keluarga dan juga para korban yang selamat untuk menjelajahi lingkungan di luar Moscow.

Dalam petualangan sang karakter utama tersebut pada game ini akan menunjukkan kelebihannya, yaitu banyak terdapat faksi yang berbeda di setiap tempat yang dilalui untuk menjalankan misi sampingan atau misi inti dari game. Selain para mutant dari beragam jenis yang masih menjadi sumber ancaman besar, faksi-faksi baru ini menyimpan kisah yang cukup menggelitik. Dari para pemeluk keyakinan ekstrim yang percaya bahwa teknologi adalah musuh manusia dan berujung menyembah ikan raksasa sebagai penyelamat, para kanibal yang menjebak musuh dan memangsa mereka tanpa ampun, hingga para bandit yang berdiri di bawah penguasa lalim yang hidup dari darah para budak. Melihat kegilaan para faksi ini jadi keasyikan tersendiri untuk menyelami dunia lebih luas Metro Exodus. Sehingga tidak hanya fokus pada cerita pada game tersebut yang harus diselesaikan melainkan cara untuk menghadapi faksi yang ada untuk bertahan hidup.