God Eater 3

God Eater 3 : RPG dengan Sentuhan Anime

[Cyberku] God Eater 3 : RPG dengan Sentuhan Anime, game besutan Bandai Namco Studios yang rilis pada 8 Februari 2019 memberikan suasana baru pada game bergenre RPG. Dengan tema yang terdapat anime di dalamnya tentu akan menambah daya tarik terutama gamer yang suka akan cerita anime.

Game God Eater 3 bercerita tentang dunia yang terdapat monster di dalamnya dan terdapat suatu organisasi yang mempunyai pemburu monster untuk menyelamatkan bumi dari bencana. Monster-monster yang ada bernama Aragami, sedangkan organisasi yang dibentuk untuk menanggulangi monster bernama God Eater. God Eater adalah sebuah unit khusus hasil eksperimen yang didesain untuk satu hal menghancurkan dan membasmi Aragami dengan menggunakan senjata istimewa bernama God Arcs yang berisikan Oracle Cells di dalamnya. Di God Eater 3, Gamer berperan sebagai seorang God Eater yang diperlakukan tidak lebih dari sekedar objek. Bahwa eksistensi karakter dalam game hanyalah untuk membunuh Aragami, bersedia mati sejak awal tanpa ada kesempatan untuk melawan, dan memastikan bahwa senjata God Arc tidak berujung rusak. Namun untungnya, nasib God Eater membaik.

Berhadapan dengan sekuens kejadian yang hadir seolah tak ubahnya takdir, Anda akhirnya berujung berpindah ke organisasi yang memperlakukan God Eater lebih manusiawi di bawah pimpinan seorang wanita super kharismatik Hilda. Bersama dengan organisasi “Chrystanthemum” ini, tidak hanya membangun popularitas dan status, gamer juga mulai membangun hubungan pertemanan dengan God Eater yang lain. Sementara di sisi lain, teman karakter dalam game sejak kecil Hugo mulai membangun rencana lebih definitif untuk meraih kebebasan yang sesungguhnya. Seiring dengan lebih banyaknya Aragami yang dibasmi, gamer akan berujung bertemu dengan beberapa varian yang lebih unik dan kuat. Salah satunya adalah seorang gadis kecil yang sepertinya menyita perhatian dari organisasi lain. Gadis yang akhirnya diberi nama Phym ini diketahui merupakan seorang Aragami itu sendiri, namun mengusung bentuk Humanoid. Kedekatannya secara emosional langsung membuatnya diperlakukan layaknya anak / adik perempuan semua anggota Chrystanthemum itu sendiri.

Jadi apakah artikel ini membatu gamer untuk melanjutkan sepenggal cerita yang ada? bahkan juga bisa untuk merasakan suasana dan tantangan baru dalam game yang bergenre RPG dengan terdapat sentuhan anime di dalamnya?